Market Upadate Maret 2024

Market Update Image

Dipublikasikan pada tanggal 03-April-2024 oleh Investment Anargya

Bulan Maret 2024 Indeks Harga Saham Gabungan mengalami penurunan tipis sementara mayoritas indeks-indeks saham global mengalami penguatan.

Indeks Harga Saham Gabungan Bulan Maret 2024 ditutup di nilai 7,288.813, melemah -27.30 poin atau setara -0.37%  dibandingkan akhir bulan sebelumnya. Penurunan terbesar IHSSG disumbang oleh Indeks Papan Utama yang melemah sebesar -1.30% kemudian Indeks Papan Pengembangan yang juga megalami penurunan sebesar -0.05% namun Indeks Papan akselerasi tumbuh tajam, yaitu sebesar 05.34%. Selain itu Indeks IDX Value 30 memiliki kinerja terbaik dengan pertumbuhan sebesar 4.66% dan disusul oleh indeks IDX-MES BUMN 17 yang juga menguat sebesar 3.29%.

Dalam 18 hari bursa di bulan Maret 2024 ini, nasabah asing mencatatkan nilai pembelian sebersar Rp. 95.03 triliun dan transaksi jual senilai Rp. 87.19 triliun sehingga nilai pebelian bersih Rp. 7.84 triliun sehingga sejak awal tahun hingga akhir Maret 2024 ini Nasabah asing telah melakukan aksi beli bersih senilai Rp. 26.28 triliun 

Di bulan ini terdapat 5 Sektor Saham yang mencatatkan kinerja positif dengan peningkatan terbesar terjadi pada Sektor Barang Baku yang menguat 2.80%, Sektor Barang Konsumen Primer dengan nilai pertumbuhan sebesar 2.40% dan Sektor Kesehatan yaitu sebesar 1.91%, sementara dari 6 sektor yang mencatatkan kinerja negatif Sektor Transportasi & Logistik mengalami penurunan terbesar yaitu -6.79%, disusul oleh Sektor Teknologi yang turun -3.44% dan Sektor Properti & Real Estat dengan nilai penurunan sebesar -3.39%. Mayoritas indeks saham global dalam pantauan kami di bulan ini mengalami penguatan yang sangat baik dengan kinerja terbaik dicatatkan oleh Dax (Jerman) yang menguat cukup tinggi yaitu 4.61%, kemudian Kospi (Korea Selatan) naik 3.92%, disusul S&P 500 (AS) yang menguat 3.10% dan STI (Singapura) yang mengalami penguatan sebesar 2.62%

Di Pasar Obligasi Indobex Composite naik 0.16% atau sebesar 0.60 poin dan tutup di nilai 378.875, Indobex Government naik 0.13% atau sebesar 0.49 poin dan tutup di nilai 370.617, Indobex Corporate naik 0.54% atau sebesar 2.33 poin dan tutup di nilai 430.432. Berdasarkan data yang diterbitkan oleh DJPPR kepemilikan investor asing per tanggal 28 Maret 2024 dibandingkan data pada akhir bulan sebelumnya yaitu 29 Februari 2024 menunjukkan perubahan kepemilikan asing pada Surat Berharga Negara RI yang turun sebesar Rp. 26.42 triliun yang terdiri dari penurunan kepemilikan pada SUN (konvensional) sebesar Rp. 23.09 triliun serta penurunan kepemilikan pada SBSN (syariah) sebesar Rp. 3.33 triliun, dan sepanjang tahun 2024 hingga akhir maret tercatat penurunan kepemilikan pada Surat berharga Negara Ri senilai Rp. 31.35 triliun.

Bank Indonesia kembali mempertahankan Tingkat suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate di angka 6% selama 5 bulan berturut-turut sejak kenaikan terakhir di bulan Oktober 2023 dalam rapat Dewan Gubernur BI yang keputusannya dipublikasikan pada tanggal 20 Maret 2026.Tingkat Inflasi (YoY) bulan Maret 2024 sebesar 3.05% dari 2.75% di bulan sebelumnya sementara secara bulanan (MoM) Indeks Harga Konsumen meningkat sebesar 0.52 % dengan tingkat inflasi inti (YoY) ada di angka 1.77%. Cadangan Devisa dan Neraca Perdagangan RI bulan Februari 2024 masing-masing tercatat pada nilai US$ 144.00 miliar dan US$ 0.87 miliar. Dan pada tanggak 15 Maret 2024 lalu Fitch Ratings mengafirmasi peringkat Kredit Negara Republik Indonesia pada BBB dengan outlook Stabil.

PT Anargya Aset Manajemen

PT Anargya Aset Manajemen adalah salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang bergerak di bidang industri Pasar Modal, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Temukan Kami

ojk
ksei
reksadana
ink
Copyright © Anargya Aset Manajemen