Mingguan – Weeky Update 11 Des – 15 Des 2023

Market Update Image

Dipublikasikan pada tanggal 18-December-2023 oleh Investment Anargya

Pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan menguat secara moderat dengan pertumbuhan pesat menjelang akhir pekan ditengah penguatan indeks saham global

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup pada nilai 7,190.988, naik 0.44% (31.99 poin) dari penutupan pasar pekan sebelumnya, transaksi Investor asing pada pekan ini adalah pembelian bersih saham senilai Rp 4.21 triliun dan sejak awal tahun 2023 tercatat bahwa nasabah aling telah melakukan aksi jual bersih senilai Rp. 10.51 triliun. 

Mayoritas sektor pada IHSG memiliki kinerja negatif dimana pertumbuhan terjadi hanya pada tiga sektor yang dipimpin oleh Sektor Keuangan dengan kinerja positif tertinggi sebesar 3.35%, disusul Sektor Energi dengan pertumbuhan sebesar 2.48% dan Sektor Properti & Real Estat yang naik 0.19%. Sementara sektor lain memiliki kinerja negatif dengan penurunan terbesar terjadi pada Sektor Teknologi yang memiliki perubahan nilai sebesar -4.64%, Sektor Infrastruktur menyudahi pertumbuhan yang berlanjut dan jatuh ‑3.78%, Sektor Transportasi & Logistik turun -3.54% Sektor Barang Baku juga melemah -1.88%. Indeks-indeks saham global dalam pantauan kami mayoritas mengalami pertumbuhan positif dimana Dow Jones (AS) dan Nasdaq Composite (AS) memiliki kinerja sangat baik dengan pertumbuhan masing-masing 2.92% dan 2.85%, Hangseng (Hong Kong) mengalami peningkatan sebesar 2.80% dan S&P 500 (AS) juga tumbuh 2.49%.

Kinerja Indeks Obligasi dan Sukuk  Indonesia memiliki kinerja positif, dimana Indobex Composite tumbuh 0.23% atau sebesar 0.84 poin dan tutup di nilai 371.999, Indobex Government meningkat 0.23% atau sebesar 0.85 poin dan tutup di nilai 364.011, dan Indobex Corporate juga menalami kenaikan sebesar 0.11% atau sebesar 0.48 poin dan tutup di nilai 420.386

Perubahan posisi kepemilikan SBN oleh nasabah asing berdasarkan data DJPPR antara hari Kamis, 7 Desember 2023 dan Kamis, 14 Desember 2023 terdapat kenaikan kepemilikan asing pada SUN sebesar Rp. 3.96 triliun sementara terhadap SBSN nasabah asing juga melakukan peningkatan kepemilikan sebesar Rp. 49 miliar dimana secara total kepemilikan nasabah asing terhadap SBN meningkat sebesar Rp. 4.45 triliun.

Data Perekonomian terkini yang dirilis adalah Neraca Perdagangan Indonesia yang berada pada nilai 2.41 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan proyeksi analis dan juga posisi Oktober 2023 sebesar 3.48 miliar dolar AS. Pekan depan BI akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur dan merilis tingkat bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate yang dijadwalkan dilakukan apda tangagl 21 Desember 2023.

PT Anargya Aset Manajemen

PT Anargya Aset Manajemen adalah salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang bergerak di bidang industri Pasar Modal, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Temukan Kami

ojk
ksei
reksadana
ink
Copyright © Anargya Aset Manajemen