Mingguan – Weeky Update 29 Jan – 2 Feb 2023

Market Update Image

Dipublikasikan pada tanggal 13-November-2023 oleh Investment Anargya

Pekan penutupan bulan Januari 2024, indeks-indeks saham indonesia memiliki kinerja negatif ditengah penguatan indeks.

Pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan melemah sebesar 1.25% atau sebesar 90.31 poin sehingga tutup di nilai 7,137.088. Transaksi saham Investor asing adalah pembelian dengan nilai Rp. 25.06 triliun dan penjualan senilai Rp. 20.16 triliun sehingga terjadi pembelian bersih senilai Rp. 4.89 triliun dalam pekan ini, dimana sejak awal hahun ini mencatat pembelian bersih senilai Rp. 4.89 triliun rupiah. 

Hanya tiga sektor yang mencatatkan kinerja positif di pekan ini, yaitu Sektor Keuangan (0.73%), Sektor Kesehatan (0.42%), dan Sektor Infrastruktur (0.16%) sementara delapan sektor lain mengalami penurunan dengan penurunan terbesar terjadi pada: Sektor Transportasi & Logistik (-5.94%), Sektor Teknologi (-3.66%), Sektor Perindustrian (-2.52%), dan Sektor Energi (-2.22%). Indeks-indeks saham global yang kami pantau secara serentak mengalami pertumbuhan positif dimana penguatan terbesar terjadi pada Hangseng (Hong Kong) dengan pertumbuhan sebesar 4.20%, Shanghai (Cina) naik sebesat 2.75%, Indeks Dax (Jerman) menguat 2.45%, dan Indeks KLCI (Malaysia) yang mengalami pertumbuhan sebesar 1.34%.

Indeks Obligasi dan Sukuk  Indonesia memiliki kinerja yang bercampur, dimana Indobex Composite melemah -0.11% atau sebesar -0.42 poin dan tutup di nilai 375.172, Indobex Government turun -0.12% atau sebesar -0.45 poin dan tutup di nilai 367.066 sementara Indobex Corporate menguat sebesar 0.06% atau sebesar 0.24 poin dan tutup di nilai 424.886. Perubahan posisi kepemilikan SBN oleh nasabah asing berdasarkan data DJPPR antara hari Rabu, 24 Januari 2024 dan Rabu, 31 Januari 2024 terdapat penurunan kepemilikan asing pada SUN sebesar Rp. 7.16triliun, sementara terhadap SBSN nasabah asing terjadi penambahan kepemilikan, yaitu sebesar Rp. 30 miliar, dimana secara total kepemilikan nasabah asing terhadap SBN berkurang sebesar Rp. 7.13 miliar.

Rilis data ekonomi yaitu Inflasi Year on year sebesar 2.57% (bulan lalu sebesar 2.62%), sementara Inflasi Month on Month sebesar 0.04%, turun dibanding penurunan bulanan pada periode sebeumnya sebesar 1.80% dan inflasi Inti sebsar 1.68%, dimana bapa periode sebelumnya tercatat sebesar 1.80%.

PT Anargya Aset Manajemen

PT Anargya Aset Manajemen adalah salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang bergerak di bidang industri Pasar Modal, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Temukan Kami

ojk
ksei
reksadana
ink
Copyright © Anargya Aset Manajemen