af

Sekilas Anargya

PT Anargya Aset Manajemen ("Anargya") adalah salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang bergerak di industri Pasar Modal. Anargya telah mendapat izin usaha sebagai Manajer Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-60/D.04/2019 tanggal 6 September 2019 dan memiliki Unit Pengelolaan Investasi Syariah (UPIS) berdasarkan Surat OJK No. S-141/PM.211/2020 tanggal 28 Januari 2020.
Kata Anargya sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang artinya tidak terhingga nilainya. Kami berharap dapat memberikan produk dan layanan investasi yang tak terhingga nilainya kepada nasabah, mitra, maupun masyarakat luas. Anargya berkomitmen menjadi salah satu yang terbaik dalam bidang usahanya, baik di tingkat Nasional, Regional, maupun Internasional.
Didukung oleh para profesional yang berpengalaman dengan pengetahuan yang mendalam dalam bidang Pasar Modal. Pemegang saham, Komisaris dan Direksi Anargya memiliki pengalaman kolektif di bidang Pasar Modal Nasional maupun Internasional. Kami siap membantu Anda dalam mengelola investasi dan mencapai tujuan finansial.
Dalam mengelola investasi, kami dengan hati-hati (prudent) mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk tujuan investasi, profil risiko dan waktu investasi yang diinginkan. Kami menyediakan layanan manajemen investasi yang tepercaya dan inovatif. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai produk investasi yang beragam dan fleksibel.

Produk dan Jasa

Anargya siap membantu Anda dalam mengelola investasi di Pasar Modal Indonesia. Anargya memberikan beberapa penawaran jasa kepada para nasabah institusi atau individu, antara lain:
  • Fund Management: Melaksanakan pengelolaan atas nama nasabah baik individu maupun institusi melalui produk Reksa Dana dan Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) Anargya.
  • Portfolio Advisory: Memberikan nasihat dan petunjuk dalam pengelolaan aset untuk meningkatkan tingkat imbal hasil portofolio.
  • Portfolio Restructuring: Melakukan komposisi ulang atau asset reprofiling sebuah portofolio untuk mengembalikan kemampuan portofolio dalam menghasilkan tingkat imbal hasil optimal dengan dengan melaksanakan active management strategy.

Visi

Menjadi Perusahaan Aset Manajemen Terkemuka di Indonesia dengan memberikan nilai tambah investasi secara berkelanjutan, tata kelola perusahaan yang baik, serta pelayanan nasabah yang menyeluruh.

Misi

  • Menciptakan dan mengoptimalkan nilai untuk stakeholders dengan memasarkan produk investasi sebagai solusi terbaik;
  • Menjadi perusahaan Manajer Investasi yang sehat dan berdaya saing tinggi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepentingan nasabah;
  • Mengelola investasi dengan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional;
  • Memperluas basis investor pasar modal dengan meningkatkan literasi serta edukasi dan perlindungan konsumen (EPK), khususnya literasi mengenai Reksa Dana.
about-us-vm

Nilai Kami

Untuk mencapai visi kami menjadi Perusahaan Aset Manajemen terkemuka di Indonesia dengan memberikan nilai tambah investasi secara berkelanjutan, tata kelola perusahaan yang baik, serta pelayanan nasabah yang menyeluruh.
Kami berupaya menjalankan misi kami dalam menciptakan dan mengoptimalkan nilai untuk stakeholders dengan memasarkan produk investasi sebagai solusi terbaik, tata kelola yang sehat, berdaya saing tinggi serta mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepentingan nasabah dalam mengelola investasi yang didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan profesional, dimana pada akhirnya kami dapat memperluas basis Investor pasar modal dengan meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya literasi mengenai Reksa Dana.
anargya-explainer
a

ATTITUDE

Kami menyadari bahwa karyawan merupakan modal perusahaan dalam menjalankan misi perusahaan untuk mencapai visi perusahaan. Dengan meningkatkan kesadaran mengenai etika kerja, dalam rangka menciptakan suasana kekeluargaan dalam bekerja secara berkesinambungan, karyawan kami memiliki mental yang baik dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada Investor, perusahaan dan stakeholders.
n

NETWORKING

Anargya tidak hanya sekedar memperluas jaringan bisnis satu arah dengan Investor namun memperluas secara dua arah dengan afiliasi group kami sehingga dapat memberikan solusi bisnis terpadu bagi Investor dan mendukung perkembangan industri pasar modal agar dapat meningkatkan kinerja dalam target ekonomi nasional.
a

ACCOMPLISHMENT

Untuk mencapai visi kami, Anargya menargetkan pencapaian-pencapaian yang terukur dan menjadi bagian dari rencana bisnis perusahaan untuk tumbuh dan berkembang dalam jangka waktu tak terhingga.
r

RESPONSIBILITY

Anargya menerapkan Prinsip Kehati-hatian dan patuh terhadap regulator yang merupakan bagian utama dari tanggung jawab kami dalam menjalankan kepercayaan dari Investor yang berinvestasi di Anargya.
g

GCG (Good Corporate Governance)

Penerapan Tata Kelola berdasarkan 5 asas, yaitu: transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran, dilakukan secara simultan dan melalui pengawasan Komite Kepatuhan yang dibantu oleh Unit Audit Internal. Anargya selalu mengedepankan pentingnya penerapan tata kelola di dalam perusahaan. Hal tersebut akan mempengaruhi budaya internal dan meningkatkan kepercayaan Investor.
y

YOUTHFUL

Dengan sumber daya manusia berjiwa muda yang dimiliki Anargya, kami mampu memberi energi positif, pro aktif, siap menerima tantangan, kreatif dalam memberi solusi keuangan yang dibutuhkan oleh Investor.
a

ACCURACY

Anargya memberikan solusi investasi dengan produk investasi yang tepat dan sesuai dengan tujuan Investor.

Struktur Organisasi

struktur-organisasi
Dengan pengalaman dalam industri keuangan dan pasar modal pada khususnya, saat ini Anargya memiliki jajaran manajemen dan staf yang sangat kompeten di bidangnya dengan latar belakang yang berbeda dan berpengalaman lebih dari 15 tahun untuk bersinergi dalam mengoptimalkan investasi dari Investor dan Pemangku Kepentingan serta menjadi Perusahaan Manajer Investasi yang bernilai lebih.

Tim Manajemen

img-management
I Gusti Ngurah Budi Sanjaya

President Commisioner

img-management
Hendy Roswandy

Independent Commisioner

img-management
Fifin Firdaus

President Director

img-management
Bramantara Lukman

Director

Tim Kami

img-team
Dandi Hidayat Natanagara

Head of Investment

img-team
Fajar Dwi Saputra

Head of Dealing

img-team
Rio Juliarta Pratama

Head of Settlement

img-team
Sylvia Lianasari

Head of Operations

img-team
Sahrial Anas

Head of Risk Management, Compliance & Internal Audit

img-team
Lia Ovitasari

Head of Marketing, Complaint Handling & Financial Literation

img-team
Muhammad Rizal Asshidieqy

Head of Information Technology

Dewan Pengawas Syariah

img-dps
Mahbub Maafi Ramdlan

Syariah Supervisory Board

img-dps
H. Ahmad Nuryadi Asmawi, LL.B., MA

Syariah Supervisory Member

Tata Kelola Perusahaan

Prinsip Tata Kelola Perusahaan

​Pengungkapan informasi dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku secara tepat waktu, memadai, jelas, akurat dan dapat diperbandingkan serta mudah diakses oleh para pemangku kepentingan sesuai dengan peran dan haknya masing-masing. Informasi yang diungkapkan meliputi tetapi tidak terbatas pada visi, misi, sasaran usaha dan strategi perusahaan, kondisi keuangan, susunan dan kompensasi pengurus, pemegang saham pengendali, kepemilikan saham oleh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, sistem manajemen risiko, sistem pengawasan dan pengendalian internal, sistem dan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang baik serta tingkat kepatuhannya, dan kejadian penting yang dapat mempengaruhi kondisi perusahaan. Prinsip keterbukaan ini tidak mengurangi kewajiban untuk melindungi informasi rahasia mengenai Perusahaan, Konsumen dan Mitra Kerja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan praktik-praktik Tata Kelola Perusahaan Yang Baik.

Akuntabilitas Perusahaan diperlukan sebagai salah satu solusi mengatasi masalah yang timbul sebagai konsekuensi logis perbedaan kepentingan Individu maupun kepentingan Perusahaan dengan pihak yang berkepentingan. Akuntabilitas merujuk kepada kewajiban organ kerja Perusahaan yang berkaitan dengan pelaksanaan wewenang yang dimilikinya dan/atau pelaksanaan tanggung jawab yang dibebankan oleh Perusahaan. Oleh karenanya Perusahaan menetapkan tanggung jawab yang jelas dari masing-masing organ kerja sesuai Prosedur Operasi Standar yang telah disepakati dan selaras dengan visi, misi, sasaran usaha dan strategi Perusahaan dan tidak berlawanan dengan regulasi. Perusahaan memiliki ukuran kinerja dari semua Organ Perusahaan berdasarkan ukuran-ukuran yang disepakati dan konsisten dengan nilai-nilai perusahaan, sasaran usaha dan strategi perusahaan serta memiliki sistem penghargaan dan sanksi.

Prinsip pertanggungjawaban mencerminkan adanya kesesuaian dan kepatuhan pengelolaan Perusahaan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip korporasi yang sehat. Implementasi prinsip ini merupakan wujud Perusahaan sebagai agen ekonomi yang bertanggung jawab (good corporate citizen). Perusahaan menjamin kesesuaian dalam melaksanakan aktivitas bisnisnya berdasarkan prinsip korporasi yang sehat, pemenuhan kewajiban terhadap pemerintah sesuai peraturan yang berlaku, bekerjasama secara aktif untuk manfaat bersama dan berusaha untuk dapat memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Perusahaan dalam mengambil keputusan bertindak obyektif dan bebas dari segala tekanan, menghindari terjadinya dominasi oleh pihak manapun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu serta bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest). Kemandirian ditekankan oleh Perusahaan dengan selalu menghormati hak dan kewajiban, tugas dan tanggung jawab serta kewenangan masing-masing organ Perusahaan. Perusahaan yakin bahwa kemandirian merupakan suatu keharusan agar organ Perusahaan bertugas dengan baik serta mampu membuat keputusan yang terbaik bagi Perusahaan. Setiap bagian dari perusahaan beroperasi secara mandiri, tanpa ada dominasi dari satu unit terhadap unit lainnya serta tidak ada campur tangan dari pihak lain. Seluruh keputusan dibuat secara profesional dan obyektif, bebas dari konflik kepentingan dan ada hubungan yang saling menghargai antar unit usaha.

Dalam melaksanakan kegiatannya, Perusahaan senantiasa memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan. Perusahaan akan selalu memastikan agar seluruh pemangku kepentingan berkesempatan untuk memberikan masukan dan menyampaikan pendapat bagi kepentingan Perusahaan serta membuka akses terhadap informasi sesuai prinsip keterbukaan. Pemberlakuan prinsip ini melarang praktik-praktik tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain.

Pedoman Kerja Dewan Komisaris dan Direksi

  • Dewan Komisaris sebagai Organ Perusahaan bertugas dan bertanggung jawab secara kolektif untuk melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi serta memastikan bahwa perusahaan menerapkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik. Namun demikian, Dewan Komisaris tidak boleh turut serta dalam mengambil keputusan operasional. Agar pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dapat berjalan secara efektif, berikut ini prinsip-prinsip yang perlu dipenuhi :
    • Pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak kemandirian.
    • Profesional, yaitu berintegritas dan memiliki kemampuan sehingga dapat menjalankan fungsinya dengan baik termasuk memastikan bahwa Direksi telah memperhatikan kepentingan semua pemangku kepentingan.
    • Fungsi pengawasan dan pemberian nasihat Dewan Komisaris mencakup tindakan pencegahan, perbaikan, sampai kepada pemberhentian sementara.
    Pedoman Pokok Pelaksanaan
    • Komposisi jumlah anggota Dewan Komisaris harus disesuaikan dengan kompleksitas perusahaan dengan tetap memperhatikan efektivitas dalam pengambilan keputusan. Dewan Komisaris dapat terdiri dari Komisaris yang tidak berasal dari pihak terafiliasi yang dikenal sebagai Komisaris Independen dan Komisaris yang terafiliasi.
    • Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat untuk kepentingan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik.
    • Persyaratan Dewan Komisaris yang harus dipenuhi oleh calon anggota Dewan Komisaris meliputi syarat formal dan syarat material Keanggotaan Dewan Komisaris.
    • Fungsi Pengawasan Dewan Komisaris tidak boleh turut serta dalam mengambil keputusan operasional sehingga keputusan kegiatan operasional tetap menjadi tanggung jawab Direksi. Dewan Komisaris dalam fungsinya sebagai pengawas, menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengawasan atas pengelolaan perusahaan oleh Direksi, dalam rangka memperoleh pembebasan dan pelunasan tanggung jawab (acquit et de charge) dari RUPS.

  • Direksi sebagai organ perusahaan bertugas dan bertanggungjawab secara kolegial dalam mengelola perusahaan. Masing-masing anggota Direksi dapat melaksanakan tugas dan mengambil keputusan sesuai dengan pembagian tugas dan wewenangnya. Namun, pelaksanaan tugas oleh masing-masing Direksi termasuk Direktur Utama adalah setara. Tugas Direktur Utama sebagai primus inter pares adalah mengkoordinasikan kegiatan Direksi. Agar pelaksanaan tugas Direksi dapat berjalan secara efektif, perlu dipenuhi prinsip-prinsip berikut:
    • Pengambilan keputusan secara efektif, tepat dan cepat, serta dapat bertindak independen.
    • Profesional yaitu berintegritas dan memiliki pengalaman serta kecakapan yang diperlukan untuk menjalankan tugasnya.
    • Bertanggung jawab terhadap pengelolaan perusahaan agar dapat menghasilkan keuntungan (profitability) dan memastikan kesinambungan usaha (sustainability) perusahaan.
    • Dapat mempertanggungjawabkan kepengurusannya dalam RUPS sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    Pedoman Pokok Pelaksanaan
    • Komposisi jumlah anggota Direksi harus disesuaikan dengan kompleksitas perusahaan dengan tetap memperhatikan efektifitas dalam pengambilan keputusan, Direksi dipilih dan diberhentikan oleh RUPS melalui proses yang transparan dimana proses penilaian calon anggota Direksi dilakukan sebelum dilaksanakan RUPS.
    • Anggota Direksi harus memenuhi syarat kemampuan dan integritas sehingga pelaksanaan fungsi pengelolaan perusahaan dapat dilaksanakan dengan baik.
    • Fungsi pengelolaan perusahaan oleh Direksi mencakup 5 (lima) tugas utama yaitu kepengurusan, manajemen risiko, pengendalian internal, komunikasi dan tanggung jawab sosial.

    Kode Etik

    Anargya yang selanjutnya disebut sebagai “Perusahaan” menyadari pentingnya implementasi Tata Kelola Perusahaan Yang Baik sebagai salah satu pedoman untuk meningkatkan nilai dan pertumbuhan bisnis jangka panjang secara berkesinambungan, tidak hanya bagi Pemegang Saham (Shareholder) namun juga juga segenap Pemangku Kepentingan (Stakeholder). Karenanya Perusahaan berkomitmen untuk mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik secara konsisten melalui penerapan kode etik.

    Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, Perusahaan harus memperhatikan etika baik untuk internal maupun eksternal Perusahaan. Etika dalam Pedoman Perilaku (Code Of Conduct) adalah nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Etika Bisnis Perusahaan merupakan penjelasan tentang bagaimana Perusahaan sebagai suatu entitas bisnis bersikap, beretika, dan bertindak dalam upaya menyeimbangkan kepentingan Perusahaan dengan kepentingan segenap Pemangku Kepentingan sesuai dengan prinsip‐prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik dan nilai‐nilai korporasi yang sehat dengan tetap menjaga profitabilitas Perusahaan.
    Etika bisnis Perusahaan menekankan pada beberapa hal, diantaranya kepatuhan terhadap Peraturan yang merupakan produk hukum yang wajib ditaati dan menjadi pedoman. Mematuhi hukum dan peraturan merupakan elemen utama yang harus dijaga dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh setiap karyawan dimana ketentuan selanjutnya dapat mengacu pada peraturan Perusahaan yang berlaku. Hal lain yang ditekankan dalam etika bisnis Perusahaan adalah menjaga Perusahaan dalam rangka berinteraksi sosial dan membina hubungan yang baik antar Perusahaan dan mitra secara sehat dan wajar serta dapat dipertanggungjawabkan tanpa mempengaruhi pengambilan keputusan dalam menjalankan usaha Perusahaan.
    Etika bisnis Perusahaan juga menjadi pedoman bagi Perusahaan dalam pemberian kesempatan yang sama kepada karyawan untuk mendapatkan pekerjaan, pendidikan dan pelatihan, kompensasi, promosi maupun masa pensiun termasuk kebebasan untuk berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat. Hal ini didasari atas menjunjung tinggi prinsip keadilan, kesetaraan, penegakan hukum dan peraturan perusahaan serta peraturan ketenagakerjaan yang berlaku tanpa diskriminasi.
    Bagi pemangku kepentingan, kepercayaan menjadi standar etika yang merupakan unsur penting untuk meningkatkan loyalitas Nasabah maupun pihak lain yang berhubungan dengan Perusahaan. Selain kepercayaan, peningkatan pelayanan yang tinggi menjadikan nilai tambah tersendiri bagi Perusahaan. Dalam menjalankan bisnisnya, Perusahaan senantiasa bertindak profesional, jujur, adil, dan konsisten dalam memberikan pelayanan kepada Pemangku Kepentingan.
    Salah satu hubungan penting yang perlu dijaga oleh Perusahaan adalah hubungan dengan Regulator. Hal‐hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga hubungan dengan Regulator diantaranya mematuhi dan mendukung peraturan perundang‐undangan yang terkait dengan usaha Perusahaan; membina hubungan yang sehat, harmonis, dan konstruktif dengan Regulator dan instansi terkait lainnya baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah; menghindari praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dalam berhubungan dengan Regulator; mengedepankan kejujuran dan keterbukaan dalam membina hubungan dengan seluruh instansi dan pejabat Pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak memanfaatkan hubungan baik dengan Regulator untuk memperoleh kesempatan bisnis dengan cara yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Kelangsungan hidup suatu Perusahaan sangat ditentukan oleh kinerja dan citra Perusahaan. Kinerja dan citra Perusahaan itu sendiri sangat ditentukan oleh dua hal yaitu kemampuan (kapabilitas dan kompetensi) dan perilaku setiap karyawan sebagai penggerak roda organisasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi Perusahaan untuk mengatur perilaku yang beretika dalam pelaksanaan aktivitas sehari‐hari dalam pekerjaan diantaranya perilaku sebagai atasan terhadap bawahan, perilaku sebagai bawahan terhadap atasan, perilaku sebagai rekan kerja.
    Dalam menjalankan misi Perusahaan, Karyawan harus memperhatikan etika baik untuk internal maupun eksternal Perusahaan. Etika dalam Pedoman Perilaku adalah nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Etika kerja merupakan penjelasan tentang bagaimana karyawan merupakan bagian dari perusahaan dalam bersikap, beretika dan bertindak dalam upaya menyeimbangkan kepentingan Pribadi dengan kepentingan segenap Pemangku Kepentingan sesuai dengan prinsip‐prinsip Tata Kelola Perusahaan Yang Baik dan nilai‐nilai korporasi yang sehat dengan tetap menjaga kredibilitas Perusahaan.
    Dalam rangka mewujudkan komitmen Perusahaan terhadap para Pemangku Kepentingan, maka seluruh karyawan Perusahaan memiliki komitmen untuk mengutamakan kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi dan atau kelompok untuk memberikan yang terbaik bagi Perusahaan dengan melaksanakan tugas secara profesional dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi integritas, kejujuran, dan semangat kebersamaan dalam menjaga nama baik perusahaan dan menjaga hubungan baik antar karyawan perusahaan. Salah satu tanggung jawab Perusahaan yang paling penting adalah memelihara kepercayaan para Pemangku Kepentingan dan memastikan informasi yang berhubungan dengan masalah bisnis para Pemangku Kepentingan dirahasiakan sepanjang waktu.
    Bagi karyawan, pemeliharaan dan penggunaan Aset merupakan bagian dari upaya untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan disamping berperilaku sehat yang dilandasi dengan nilai‐nilai moral dan kesusilaan agar dapat mempengaruhi kontribusi kinerja yang baik bagi Perusahaan serta berpengaruh terhadap pembentukan citra Perusahaan. Untuk membentuk citra Perusahaan, karyawan dapat melakukan beberapa hal diantaranya setiap karyawan hendaknya mendukung terlaksananya pengelolaan data secara rapi, tertib, teliti, akurat, dan tepat waktu. Perilaku karyawan terkait pemberian dan/atau penerimaan hadiah agar terhindar dari benturan kepentingan Perusahaan dengan kepentingan pribadi.

    Kepatuhan, Manajemen Resiko dan Audit Internal

  • Kepatuhan dalam menjalankan usahanya, Perusahaan mempunyai komitmen yang tinggi untuk mematuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya. Dalam rangka mengimplementasikan komitmen tersebut, fungsi Kepatuhan merupakan unsur yang penting dalam meminimalkan Risiko Kepatuhan dan membangun budaya kepatuhan di dalam perusahaan. Fungsi Kepatuhan dibawah koordinator fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Audit Internal yang bersifat independen. Tugas dan tanggung jawab fungsi Kepatuhan antara lain :
    • Memastikan bahwa seluruh kebijakan serta kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan atau organisasi telah sesuai dengan ketentuan Pasar Modal dan Perundang-undangan yang berlaku;
    • Menyusun strategi Kepatuhan dan melakukan pembaharuan bila dipandang perlu;
    • Melakukan Pengawasan dan mensosialisasikan manual kepatuhan, kebijakan, prosedur dan informasi lainnya terkait kepatuhan kepada pihak terkait di lingkungan Manajer Investasi;
    • Melakukan pengawasan dan memastikan pelaksanaan kelangsungan usaha (Business Continuity Plan) sesuai kebijakan yang sudah ditetapkan perusahaan;
    • Meminimalkan risiko kepatuhan dalam menjalankan kegiatan bisnis;
    • Memastikan pegawai memperoleh pelatihan dan pendidikan yang terkait dengan Kepatuhan;
    • Menyusun Rencana Kerja Kepatuhan dan melaporkannya ke OJK.

  • Dalam menjalankan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi dalam lingkup Pasar Modal, Perusahaan menerapkan Tata Kelola Perusahaan dengan mengikuti prinsip Good Corporate Governance (GCG). Salah satu komponen dalam GCG adalah Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan dengan baik. Perusahaan telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko sebagai acuan dalam menerapkan Manajemen Risiko pada setiap organ yang terdapat di dalam Perusahaan. Selain itu untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko Perusahaan membentuk Komite Manajemen Risiko yang terdiri dari organ Komisaris, Direksi dan Koordinator Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Audit Internal.

    Proses Manajemen Risiko adalah suatu proses yang sistematik dan berkelanjutan yang dirancang dan dijalankan manajemen dan seluruh personil perusahaan, guna memberikan keyakinan yang memadai bahwa semua risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan telah diidentifikasi dan dikelola sedemikian rupa sehingga risiko tersebut sesuai dengan yang diinginkan perusahaan. Penerapan Manajemen Risiko Perusahaan dilaksanakan melalui suatu mekanisme kerja yang terstruktur dan sistematis dimana efektivitas pelaksanaannya bergantung pada keterlibatan dan peran serta berbagai pemangku kepentingan eksternal dan internal baik secara langsung maupun tidak langsung.
  • Audit Internal dibawah Koordinator Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Audit Internal. Di samping itu Direksi membentuk Komite Audit Internal yang beranggotakan Komisaris Independen dan Koordinator Fungsi Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Audit Internal. Tugas dan fungsi Audit Internal adalah sebagai berikut :
    • Membuat perencanaan, pengendalian dan pencatatan semua pelaksanaan kegiatan audit internal;
    • Membuat pencatatan semua temuan, kesimpulan, dan rekomendasi dari pelaksanaan kegiatan audit internal; dan
    • Menyusun laporan audit internal setelah pelaksanaan setiap audit internal untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris.

    Mitra Kustodian

    bri
    mega
    bjb
    bukopin
    bsi
    hana

    Mitra Penjualan

    PT Anargya Aset Manajemen

    PT Anargya Aset Manajemen adalah salah satu Pelaku Usaha Jasa Keuangan yang bergerak di bidang industri Pasar Modal, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

    Temukan Kami

    ojk
    ksei
    reksadana
    ink
    Copyright © Anargya Aset Manajemen